4 Macam Benih Kacang Tanah Varietas Unggul Yang Tahan Salin

Kacang Tanah merupakan tanaman yang dapat tumbuh subur pada berbagai jenis lahan, baik itu lahan persawahan, perkebunan, tegalan dan daerah rawa-rawa.

Namun tanaman kacang tanah ini sangat sensitif terhadap pengaruh salinitas, dengan batas kritis nilai daya hantar listrik (DHL) 3,2 dS/m. Pada DHL sekitar 5 dS/m, terjadi penurunan hasil 50%. Pada tanah dengan DHL tinggi umumnya mengandung unsur Na tinggi yang bersifat toksik bagi tanaman. Akibat kedua faktor tersebut mengakibatkan banyak tanaman mati dan pembentukan polong terhambat sehingga hasil produksi turun.

DHL dan Na yang tinggi juga menghambat penyerapan unsur N, P, K dan Ca sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman.Berdasarkan hasil pengujian 11 varietas kacang tanah pada lahan sawah salin di Desa Gesikharjo, Kec. Palang, Kab. Tuban (6o54’ 19.5196” S; 112o8’17.79472” E; 4 m dpl), sekitar 0,5 km dari tepi laut, maka varietas Singa, Bison, Kancil, dan Jerapah mampu bertahan hidup pada lingkungan salin.

Pengukuran 11 varietas tersebut berdasarkan kematian tanaman terjadi sejak tanaman berumur 45 hari. Varietas Singa, Bison, Kancil, dan Jerapah populasi tanaman saat panen 80-100 populasi.

Sedangkan populasi varietas Talam 2, Talam 1 dan HypoMa 2 sekitar 60-65%, yang berarti tingkat kematiannya 35-40%. Populasi varietas Takar 1, Takar 2, Talam 3 tersisa 50%, dan HypoMa 1 hanya 30%. Kemudian pengukuran berdasarkan bobot polong kering varietas Singa, Bison, Kancil, dan Jerapah dapat mencapai diatas 2 ton/ha.

Sumber: http://www.litbang.pertanian.go.id/berita/one/3143/